ABSTRACTThis researchaims to resellers who would like to try to earn an income without the need toset up a business and capital. To be a reseller marketing strategy is requiredin order that resellers have the knowledge about how to market theirproducts.

Resellers are expected to understand how to do business with either byusing strategies, using ways that are selective in marketing and knowing thequality of the product to be marketed at a price which is alreadypredetermined.Cainabel Apparel is a clothing brand to manufacture clothing menand women devoted to selling among the younger set.Resellers should be able toapply a good marketing strategy to attract consumers in order to purchase theproduct. In implementing marketing strategies required SWOT analysis(Strenghts, Weakness, Opportunity, Threats), Strenghtsis showing the strength of product, Weakness that is knowing the weakness ofproduct, Opportunity is see opportunity in selling product, Threats that threatcoming from similar product.Theauthor expects young entreprenuer can understand the correct way of doing businessas well as how to market a product with a good marketing strategy in becoming areseller Cainabel.

KeyWords : Reseller, Cainabel, Strategy, Marketing,SWOT  BAB I       PENDAHULUAN1.1 LatarBelakangDengan adanya kemajuan zaman dalam bidang perekonomiandi Indonesia, dibuktikan dengan adanya banyak entrepreneur dari berbagaikalangan usia, mulai dari anak sekolah hingga ibu rumah tangga. Untuk memulaibisnis yang mudah yaitu dengan menjadi reseller, tanpa mengeluarkan modal yangbesar dan langsung mendapatkan penghasilan yang cukup, membuat semua orangingin menjadi seorang reseller.

Hanya dengan bermodalkan handphone, internet,dan produk sudah bisa menjadi reseller. Dengan menjadi reseller kita tidakperlu  memikirkan usaha apa yang akandibuat, dan bisa dengan mudah membagi waktu disela kesibukan yang dijalanientrepreneur.     Dalammemasarkan suatu produk tidak hanya melalui mulut ke mulut, dan televisi,melainkan sudah masuk ke dalam bidang teknologi yaitu media sosial. Mediasosial seperti facebook, twitter, instagram sangat penting dalam memasarkansuatu produk karena banyak orang yang memakai media sosial serta media sosialmembantu para reseller untuk mendeskripsikan suatu produk, dan pembeli jugadapat dengan mudah membeli produk sesuai yang mereka      inginkan.     Denganadanya perkembangan teknologi dalam bidang penjualan online sehingga dapat memudahkan para reseller untukmenjual produknya, karena telah terdapat berbagai macam layanan jual belionline.Reseller juga harus bisa menerapkanstrategi pemasaran dengan menggunakan analisis SWOT agar dapat mengetahui mengenai produk yang akan kitajual nanti.

Produk pakaian akan selalu diminati oleh para pembeli karena pakaian merupakan kebutuhan utama manusia, sehinggareseller tertarik untuk menjual produk tersebut. Dalam pakaian terdapatberbagai macam jenis seperti kaos, kemeja, jaket, celana, rok. Selain ituterdapat bermacam – macam motif,dan desain yang menarik. Maka dari itu, penjualan dalam pakaian akan selaludiminati oleh pembeli.1.

2  MasalahPenulis membuat rumusan masalah dalambentuk pertanyaan sebagai berikut :1.      Bagaimanastrategi pemasaran yang tepat untuk memasarkan produk ?2.      Bagaimanamengetahui untuk menjadi reseller yang baik ?3.      Bagaimanamenerapkan strategi pemasaran?4.      Bagaimanameningkatkan penjualan produk pada Cainabel ? 1.

3  Tujuandan Kegunaan Penelitian1.3.1    Tujuan Penelitian :a.      Menentukan strategi pemasaranberdasarkan posisi bersaing dan jenis usaha dengan menggunakan analisis SWOT.

b.      Menentukan strategi pemasaran yangpaling tepat dan berdaya saing.c.      Membahas bagaimana menjadi reseller .yang cerdas dan dapat melihat peluangd.

      Bagaimana menentukan harga reseller yang tepat dalam penjualan suatuproduk1.3.2    Kegunaan Penelitian :a.      Sebagai bahan pertimbangan bagientrepreneur dan evaluasi untuk menentukan strategi pemasaran yang berdayasaing.b.

      Sebagai bahan referensi sertapengetahuan bagi siapa saja yang ingin mencoba untuk menggunakan analisis SWOT sebagai penentu strategipemasaran, maupun siapa saja yang akan melakukan penelitian menggunakan analsisSWOT dimasa yang akan datang.c.      Sebagai pedomanreseler yang akan memulai bisnis dalam tahap awal.d.      Sebagai bahanpembelajaran Cainabel untuk strategi pemasaran kedepannya. 1.4  Tinjauan Pustaka 1.4.

1    EntrepreneurEddy Soeryanto Soegoto (2014:27) mendefinisikanbahwa Entreprenuer adalah orang yang berjiwa kreatif, inovatif, mandiri,percaya diri, ulet & tekun, rajin, disiplin, siap menghadapi risiko, jelimelihat & meraih peluang, piawai mengelola sumber daya, dalam membangun,mengembangkan, memajukan & menjadikan usaha atau perusahaannya unggul. (EddySoeryanto Soegoto,2009)  1.4.2         Pemasaran    Irawan (1998:10), mendefiniskan bahwa pemasaran merupakan proses sosialantara individu dengan kelompok sehingga mendapatkan yang mereka butuhkan denganmenciptakan maupun menukarkan produk dan nilai dengan individu atau kelompoklain. Kotler (2008), dikutip oleh Diniaty dan Agusrinal mendefinisikanpemasaran sebagai suatu rangkaian tujuan dan sasaran, kebijakan agar menjadiarah bagi usaha pemasaran perusahaan dalam menghadapi berbagai lingkungan dankeadaan pesaing yang berbeda-beda.

1.4.3    Strategi PemasaranEddy Soeryanto Soegoto (2014 : 164), strategi pemasaran merupakanpernyataan pokok mengenai dampak yang diinginkanagar tercapai permintaan pada target pasar yang sudah dipilih.Guiltinan dan Paul (1992).PhilipKotler (2004: 81), mendefinisikan strategi pemasaran sebagai pola pikir pemasaran yang bertujuan untuk mencapai tujuan pemasaran.

Strategi pemasaran terdiri dari strategi spesifik untuk target pasar, penetapan posisi, bauran pemasarandan besarnya pengeluaran pemasaran.Sedangkan menurut Tjiptono (2002, 6): Strategi pemasaran merupakan alat fundamentalyang rencananya untuk mencapai perusahaan dengan mengembangkan keunggulanbersaing yang berkesinambungan melalui pasar yang dimasuki dan programpemasaran yang digunakan untuk melayani pasar sasaran tersebut.1.4.3.1             Seleksi Segmen PasarMenurut Eddy Soeryanto Soegoto (2014:180), strategiseleksi dan memilih segmenpasar yaitu pemasaran serbasama, pemasaran serbaaneka, dan pemasaran terpusat a.   Pemasaran serbasamaPerusahaan memutuskan untuk mengabaikanperbedaan-perbedaan segmen pada suatu pasar dan mengikuti keseluruhan pada pasaryang ada dengan satu tawaran saja dengan merancang produk yang sama dengandistribusi dan promosi massal untuk mendapatkan jumlah pembeli terbesar.b.

   Pemasaran serbaanekaPerusahaan memutuskan beroperasi dalam beberapa segmenpasar dengan merancang program penawaran sendiri pada setiap segmen.c.      Pemasaran terpusatBanyak perusahaanmelihat kemungkinan ketiga yang sangat menarik khususnya apabila sumber dayayang dimiliki perusahaan terbatas. Dibandingkan mencari pangsa pasar kecildalam sebuah pangsa pasar besar, lebih baik perusahaan mencari pangsa pasarbesar dalam satu atau beberapa subpasar.d.     Konsetrasi pada segmen tunggalPerusahaan memilihuntuk berkonsentrasi pada segmen tunggal. Mungkin memiliki kesesuaian danpersyaratan sukses pada segmen ini.

Perusahaan mungkin hanya memiliki dana yangterbatas dan hanya beroperasi di satu segmen saja, atau mungkin merupakansegmen yang paling tepat sebagai landasan untuk ekspansi ke segmen lain. e.    Spesialisasi selektifPerusahaanmenentukan sejumlah segmen yang masing-masing secara objektif serta sesuai bagitujuan dan sumber daya perusahaan. Strategi yang melingkupi banyak segmenmemiliki kelebihan dibandingkan segmen tunggal dalam hal penyebaran risikoperusahaan.f.

       Spesialisai produkDi sini perusahaanmemusatkan diri dalam pembuatan produk tertentu yang dijualnya kepada beragamkelompok pelanggan. Melalui strategi ini, perusahaan membina reputasi yang kuatdalam bidang produk tertentu.g.      Spesialisasi pasarPerusahaanmemusatkan diri untuk melayani berbagai kebutuhan suatu kelompok konsumentertentu. Perusahaan ini mendapatkan reputasi tinggi karena mengkhususkanmelayani kelompok pelanggan.h.     Peliputan pasar secara penuhDi sini perusahaanberusaha melayani semua kelompok pelanggan dengan semua produk yang mungkindibutuhkan.  1.

4.4    BisnisMenurut Eddy Soeryanto Soegoto (2014:40), mendefinisikanbahwa bisnis adalah aktivitas yang dilakukan oleh seseorang atau sekelompokorang atau perusahaan dalam bentuk jasa atau barang untuk memperoleh laba.1.4.5    Target Sasaran BisnisEddy Soeryanto Soegoto (2014:137), perusahaan mempunyai target dalam sasaran bisnis yangingin dicapai dalam jangka waktu tertentu, yakni :a.        Sasaran jangka pendek (1tahun pertama)Sasaran jangka pendek umumnya dilakukan dalam 1 tahunpertama. Sasaran utama jangka pendek adalah menetapkan : lokasi, jenis produk, rekrutmen tenaga kerja, membangun sistemorganisasi, pengenalan produk atau jasa ke konsumen atau pasar, mendapatkankonsumen atau pelanggan baru.

b.        Sasaran jangka menengah(tahun ke-2 hingga tahun ke-5)Ditujukan untuk sasaran dalam waktu dua hingga lima tahunmendatang. Sasaran jangka menengah terutamaditujukan untuk melakukan : evaluasi,perbaikan, analisis SWOT, pelayanan lebih baik, pemasaran, penataan keuangan,adaptasi lingkungan, pengembangan.c.

         Sasaran jangka panjangDitujukan untuk sasaran dalam jangka waktu lebih dari 5tahun kedepan. Sasaran jangka panjang terutamaditujukan untuk melakukan : membangunkeunggulan bersaing, stabilitas usaha, pengembangan lanjut, dan melakukanekspansi global (keluar wilayah atau keluar negeri).1.4.

6    Konsep Penjualan dan PemasaranEddySoeryanto Soegoto (2014:168). Dalamsuatu aktivitas bisnis, terdapat perusahaan yang lebih menekankan padapenjualan produk daripada pemasaran produk. Perusahaan yang mempraktikkan konsep penjualan, menjual apa yangmereka buat daripada membuat apa yang pasar inginkan.

Secara kontras,perusahaan yang mempraktikkan konseppemasaran, menentukan kebutuhan dan keinginan pasar dan mengirimkan produkatau jasa yang diinginkan secara lebih efektif dan efisien daripada apa yangdilakukan pesaingnya.1.4.7    PromosiEddySoeryanto Soegoto (2014:187). Secarasingkat promosi berkaitan dengan upaya untuk mengarahkan seseorang terhadapproduk dan teknik mengomunikasikan suatu produk yang digunakan oleh perusahaanuntuk berinteraksi dengan target pasar mereka dan khalayak ramai. Saranakomunikasi utama dalam bauran promosi meliputi:a.      Iklan, merupakan bentuk komunikasinonpersonal yang biasanya terdapat di koran, radio, TV, majalah dan internet.Iklan dan promosi memiliki makna yang berbeda.

Sasaran iklan adalah mengubahjalan pikiran konsumen untuk membeli. Sedangkan sasaran promosi adalahmerangsang pembelian di tempat.b.      Promosi penjualan, berupa bujukanlangsung kepada konsumen, seperti kupon, hadiah.

Penggunaan promosi penjualanmemiliki segi positif dan negatif bagi produsen. Prositifnya yaitu banyak alatpromosi penjualan yang dapat menarik perhatian yang berarti pembeli diberiinformasi bahwa mereka akan mendapatkan barang yang istimewa. Untuk segi negatif,ada sesuatu yang menimbulkan kesan bahwa produsen mengkhawatirkan kelancaranpenjualan produknya.c.      Pemasaran langsung, merupakan promosipenjualan yang langsung ke pembeli, seperti penjualan rumah, motor, asuransi,pakaian.Bentuk-bentukpemasaran langsung meliputi :1.       Directsellimh2.       Directmail3.

       Telemarketing4.       Internetselling5.       Directaction marketing6.       Catalogselling7.       Television/printmedia8.       Cable TVd.

      Hubungan masyarakat, yaitu semua bentukkomunikasi yang bertujuan membentuk citra yang baik terhadap organisasi danproduknya.e.      Media sosial, termasuk setiap saranakomunikasi di mana pelanggan dan para anggota lain dapat memainkan satu peranaktif.BAB II         METODE2.1     Rancangan Kegiatan2.1.1    Objek Penelitian Objek penelitian ini adalahCainabel yang menjual produk kaos maupun jaket yang kemudian akan dijualmelalui situs online instagram.2.

2     Teknik Pengumpulan DataTeknik pengumpulan data dalamCainabel menggunakan :2.1.2 Teknik ObservasiTeknikobservasi merupakan teknik pengamatan dan pencatatan yang sistematis, terhadap gejala-gejalayang diteliti (Husain Usman:1996:54).Menurut RestuKartiko Widi (2010:237), jenis observasi :a.       Observasi partisipan (participant observation) adalahketika seorang peneliti berpartisipasi dan terlibat secara aktif dalam seluruhkegiatan atau aktifitas yang dijalani oleh anggota grup yang tengah diamati,dengan sepengetahuan ataupun tanpa sepengetahuan anggota grup tersebut.b.       Observasi non-partisipan (non participant observation), terjadisaat seorang peneliti tidak ikut aktif dalam kegiatan grup, hanya sebagaipengamat pasif, untuk melihat, mengamati, dan mendengarkan semua aktivitas grupserta membuat kesimpulan dari hasil observasi tersebut.c.

       Observasi terhadap objek memberikan fokus utama kepadaobjek selain manusia, peneliti yang mempelajari mengenai lingkungan hidup dankehidupan alami bagi binatang dan tumbuhan.2.3     Alat AnalisisPada Cainabel alatanalisis yang digunakan :2.3.

1    Analisis SWOTEddy SoeryantoSoegoto (2014:193). Strategiterbaik untuk melakukan analisis terhadap kekuatan dan kelemahan internalperusahaan terhadap peluang dan ancaman dari pesaing adalah melalui analisisSWOT (Strengths = kekuatan, Weaknesses = Kelemahan, Opportunities = Peluang,Threats = Ancaman). Melaluimatriks SWOT kita dapat menerapkan empat strategi bisnis dalam menghadapipesaing, yakni strategi SO, strategi WO, strategi ST, dan strategi WT, sepertiyang ditunjukkan pada matriks berikut : FAKTOR INTERNAL (IFAS) Kekuatan (S) Daftar 5-10 kekuatan internal  di sini Kelemahan (W) Daftar 5-10 kelemahan internal di sini FAKTOR EKSTERNAL (EFAS)     Kesempatan (O) Daftar 5-10 kesempatan eksternal di sini Strategi SO Menghasilkan strategi yang menggunakan kekuatan untuk mengambil keuntungan dari adanya kesempatan Strategi WO Menghasilkan strategi yang mengambil keuntungan dari kesempatan dengan cara mengatasi kelemahan Ancaman (T) Daftar 5-10 ancaman eksternal di sini Strategi ST Menghasilkan strategi yang menggunakan kekuatan untuk menghindari ancaman Strategi WT Menghasilkan strategi yang meminimalisir kelemahan dan menghindari ancaman BAB III           HASIL DAN PEMBAHASAN3.1     Reseller3.

1.1    Cara Menjadi Reseller      Terdapat 2 cara menjadireseller,yaitu :a.      Pendaftaran reseller secara onlineMemasukkan data diri serta membayarbiaya pendaftaran yang sudah ditetapkan oleh pemilik usaha atau toko tersebut.b.      Pendaftaran reseller secara langsungReseller harusdatang ke tempat usaha atau distributor secara langsung dan membeli produksesuai keinginnan.3.

1.2         Analisis SWOTAnalisis SWOT berguna agar kita bisa melihat atau menganalisisproduk kita yang terdiri dari (Strengths = kekuatan, Weakness = kelemahan,Opportunity = kesempatan, Threats = ancaman). 1. Strengths- Harga produk cukup terjangkau terutama untuk kalanganpelajar, mahasiswa.  – Menawarkan berbagai macam desain, warna, dan jenispakaian sesuai dengan tren yang ada saat ini.- Bahan yang digunakan berkualitas baik sehingga akanmembuat pemakainya merasa nyaman.

2. Weaknesses  -Masih kurang untuk mempromosikan produk tersebut.-Produk tersebut tidak memiliki strategi pemasaran.3.

Opportunities- Banyak konsumenyang membutuhkan pakaian.- Harga untuk sebuahproduk untuk reseller cukup terjangkau sehingga jika ada kerugian tidak terlalubesar.-Produk Cainabel cukup terkenal dikalangan anak muda.4. Threats- Terdapat pesaingyang sudah lebih dulu ada.- Harga pakaian dariproduk lain cukup terjangkau.

3.2  ProdukProduk yang akan dijual oleh reseller yaitu “Cainabel”yang merupakan produk pakaian seperti kaos dan jaket dengan desain yangmenarik.    Motif ataudesain yang ditawarkan cukup beragam seperti :                         Gambar1 Kaos 1                            Gambar2 Kaos 2                                          Gambar3 Kaos 3                                                         Gambar4 Kaos 4                                                    Gambar5 Jaket                                                  Gambar6 Kaos 5                                    Gambar 7 Kaos 6Bahan yang dipilih Cainabel untukpembuatan pakaiannya :a.         Kaos menggunakan bahan cotton combed, sehingga nyamandipakai, dan tidak mudah luntur.b.        Jaket / hoodie menggunakan bahan cotton fleece sehinggajika dipakai saat berkeringat, bahan tersebut tidak menempel di kulit.

 Selaindesain yang beragam, terdapat ukuran yang bermacam-macam pula seperti :-           S-           M-           LJenis produk tersebut 3 jenis : 1.        Kaos lengan pendek2.        Kaos lenganpanjang3.        Jaket / Hoodie    Harga pada produk tersebutberkisar :1.        Kaos lengan pendek= Rp 90.0002.        Kaos lenganpanjang = Rp 120.

0003.        Jaket / hoodie =Rp 175.000         Untukmenjadi reseller pakaian kita wajib tahu mengenai bahan, desain atau model yangdisukai oleh konsumen. Selain itu, kita juga harus pintar dalam memilih sasaranpasar yang tepat sesuai dengan pakaian yang kita jual. Sehingga akan banyakkonsumen yang membeli produk kita dan menjadi konsumen tetap.3.3  Teknik pengumpulan data Teknik pengumpulan data yang digunakan oleh Cainabeladalah teknik observasi partisipan karena ikut terlibat aktif dalam penjualan,ide, saran produk kepada distributor (Cainabel).

3.4  Hasildari strategi-         Target pemasaranbertambah luas-         Pemasaran padaproduk Cainabel memberikan keuntungan untuk reseller.3.5  Segmenpasar yang digunakan Dari beberapasegmen pasar yang ada, segmen pasar yang akan digunakan oleh Cainabel : a.     Pemasaran SerbasamaReseller mengikutikeseluruhan pasar dalam merancang produk dengan distribusi dan promosi massaluntuk memperbanyak jumlah pembeli.Akan tetapi, segmen ini tidak tepat untuk reseller karenaharus memperhatikan konsumen mengenai produk yang ditawarkan apakah sesuai atautidak. b.    Pemasaran SerbaanekaUntuk setiapsegmen pasar, reseller harus menawarkan atau membuat strategi pemasaran padasetiap produk yang ada.

Akan tetapi, segmen ini tidak tepat dengan resellerkarena reseller tidak perlu merancang program sendiri. c.     Pemasaran TerpusatReseller mencaripeluang ketiga, yaitu mencari pangsa pasar besar dalam satu atau beberapasubpasar.Untuk segmen ini tidak tepat bagi reseller karenalangsung mencari pangsa besar dalam beberapa subpasar tersebut. d.    Konsentrasi pada segmen tunggalSegmen inimemberikan kesempatan pada reseller untuk berkonsentrasi pada satu segmen saja,serta untuk reseller yang memiliki dana terbatas.Dalam seleksisegmen pasar yang paling tepat digunakan reseller adalah konsentrasi padasegmen tunggal, karena segmen ini merupakan landasan untuk ekspansi ke segmenlain.

 e.       Spesialisasi selektifReseller memilihbeberapa segmen dimana setiap segmen yang secara objektif menarik dan sesuaibagi tujuan reseller.Segmen ini memiliki kelebihan dibanding segmen tunggaldalam penyebaran risiko, namun reseller perlu berhati-hati dalam memilih segmenini karena reseller harus pandai dalam berbisnis. f.       SpesialisasiprodukPada segmen inireseller membuat produk tertentu yang akan dijual kepada berbagai macamkelompok pelanggan.Segmen ini tidak digunakan karena reseller hanya sebagaipenjual produk bukan sebagai pembuat produk. g.

       Spesialisasi pasarReseller harusmelayani berbagai kebutuhan dari tiap kelompok pelanggan tertentu, sehinggareseller memiliki reputasi kuat karena mengkhususkan dalam melayani produkkepada kelompok pelanggan tertentu.Segmen ini tidaktepat karena reseller hanya menjual produk tertentu dan memasarkan kepadapelanggan tertentu. h.      Peliputan pasar secara penuhPada segmen inireseller melayani semua kelompok pelanggan dengan produk yang ada yangdibutuhkan oleh kelompok tersebut.Akan tetapi,segmen ini kurang tepat digunakan oleh reseller karena reseller tidak dapatmemenuhi semua kebutuhan produk yang diinginnya pada setiap kelompok pelanggan.

 Dari pembahasansegmen pasar diatas, segmen yang tepat digunakan oleh reseller adalahkonsentrasi pada segmen tunggal, dimana dengan modal yang terbatas resellerdapat menjual produk Cainabel pada segmen tunggal, dan segmen ini akan menjadiacuan untuk ekspansi ke segmen lain.3.6  Sasaranpasar Pemasaranproduk Cainabel iniditargetkan untuk kalangan remaja atau muda-mudi terutama yang berada di gereja.

Produk ini diproduksi sebanyak 100 buah kaos sekaligus,sehingga reseller menargetkan akan laku dijual sebanyak 10 kaos. Jika hargakaos sebesar Rp 90.000. Keuntungan yang akandidapat reseller Rp 900.

000.Selain untuk kalanganmuda-mudi, reseller juga akan lebih giat mempromosikan Cainabel melalui mediasosial serta forum jual beli.3.7     Target Sasaran Bisnisc.

    Jangka pendek Reseller akan mengenalkan produk kepada konsumen maupunpasar, serta berusaha untuk mendapatkan pelanggan baru.d.   Jangka menengahReseller akan melakukan evaluasi atau perbaikan, danpeningkatan dalam pelayanan kepada konsumen.

e.    Jangka panjangReseller akan bekerjasama dengan Cainabel untukmemproduksi pakaian sesuai dengan permintaan pasar. BAB IV        KESIMPULAN4.1 KesimpulanPada produk Cainabel, reseller dapat mengetahui mengenaikekuatan produk pada desainnya yang menarik, kelemahannya yaitu kurangnyapromosi produk, peluang pada produk ini karena banyak konsumen yang membutuhkanpakaian, serta ancaman yang dihadapi adalah pesaing yang sudah ada lebih dulu.

Dengan adanya strategi pemasaran yang tepat, resellerdapat meningkatkan penjualan produk Cainabel sesuai dengan target pasar yangtelah ditentukan. Selain itu, dapat membantu reseller untuk mempelajari produkCainabel dan menetapkan sasaran pasar lebih luas seperti melalui media sosialdan forum jual beli.  BAB V          REFERENSISoegoto, S.A, 2014, EntrepreneurshipMenjadi Pebisnis Ulung, Edisi Revisi, Jakarta : ElexmediaKomputindo.Irawan, Faried, Wijaya dan M.

N. Sudjoni, 1998, PemasaranPrinsip dan Kasus, Edisi 2, Yogyakarta : BPFE Yogyakarta.Usman, Husaini, 1996, Metodologi Peneliitan Sosial, Jakarta : Bumi Aksara.Widi, R.

K, 2010, Asas Metodologi Penelitian, Jogjakarta : Graha Ilmu.Diniaty, D., & Agusrinal, 2014,  “Perancangan Strategi Pemasaran pada ProdukAnyaman Pandan. Jurnal Sains, Teknologi, dan Industri.

Written by
admin
x

Hi!
I'm Colleen!

Would you like to get a custom essay? How about receiving a customized one?

Check it out