BAB IPENDAHULUAN1.1  Latar BelakangMencerdaskan kehidupanbangsa merupakan salah satu tujuan dari berdirinya Negara Kesatuan RepublikIndonesia, dimana pada masa kini pendidikan merupakan hak dasar yang perludimiliki oleh tiap manusia. Dalam menjalankan berbagai aspek kehidupan,pendidikan memegang peranan penting dalam menjalankan hal-hal tersebut. Segalariset, penelitian, dan implementasi dari ilmu-ilmu dalam dunia pendidikan,harus menyesuaikan dengan keadaan dan situasi sosial yang ada di masyarakat.Sebab, pendidikan adalah sebuah hal yang tidak pernah selesai sampai kapanpun,dan akan terus berjalan selaras dengan perkembangan zaman.

Pendidikan telah adasejak dahulu kala, dan tetap terus berkembang dengan sejalan dengan sikapmanusia yang cenderung kreatif dan inovatif. Guna mencapai pendidikanyang berkualitas, pemerintah telah melakukan berbagai upaya dan usaha, sepertimengalokasikan 20% dari APBN untuk bidang Pendidikan. Pemerintah juga telahmelakukan peningkatan kualitas pendidikan melalui peningkatan kualitas guru,menyalurkan dana BOS, menggalakan Kartu Indonesia Pintar, serta pembangunansarana dan prasarana pendidikan. Kesemua hal tersebut, dilakukan sebagai usahadalam mewujudkan pendidikan yang berkualitas.

Di kancah internasional,berdasarkan Indeks Perkembangan Pendidikan untuk semua (Education for AllDevelopment Index, EDI) di tahun 2015, Indonesia menduduki peringkat ke-57 dari115 negara. Menurut laporan program pembangunan PBB(Perserikatan Bangsa-Bangsa)tahun 2015, Indonesia berada di peringkat 110 dari 187 negara dalam hal IndeksPembangunan Manusia, dimana Indonesia memiliki skor sebesar 0,684. Angkatersebut menjadikan Indonesia tertinggal dari dua negara ASEAN, yaitu Singapurayang berada di peringkat 11 dan Malaysia yang menduduki peringkat 62. Sedangkanmenurut laporan dari UNESCO Education For All Global Monitoring Report yangdirilis tahun 2012, Indonesia menduduki peringkat ke-64 dari 120 negara dalamhal kualitas pendidikan.            Dalam ajaran agama Kristen, Alkitab menjelaskan dalamKitab Ulangan Pasal 6 ayat 7, menjelaskan bahwa Pendidikan harus dilaksanakanberulang-ulang, dan proses ini dapat dilakukan dalam segala waktu. Tentupendidikan yang baik merupakan suatu kewajiban yang selain merupakan tujuannegara, hal ini juga merupakan amanat dari ajaran agama, dimana dalam hal inidalam ajaran agama Kristen.Berdasarkan hal-haldiatas, maka Pemerintah akan menjadikan Pendidikan sebagai konsentrasi utamadalam usaha Pembangunan Manusia. Mewujudkan Pendidikan Berkualitas merupakansuatu hal penting yang perlu dilaksanakan dengan bekerjasama dengan berbagaipihak yang terkait.

 1.2  RumusanMasalahRumusan masalah dalam makalah ini adalah:1.       Bagaimana Iman Kristen memandang pentingnya pendidikanyang berkualitas?2.       Apa tujuan dari pendidikan berkualitas?3.       Bagaimana cara mewujudkan Pendidikan Berkualitas? 1.3  TujuanAdapuntujuan penulisan makalah ini adalah : 1.

       Mengetahuipengertian dari Pendidikan Berkualitas2.       Mengetahuipandangan Agama Kristen terhadap pentingnya Pendidikan3.       Mengidentifikasicara dalam mewujudkan Pendidikan Berkualitas 1.4  Manfaat1.    Menambah wawasan pembaca mengenai pentingnya PendidikanBerkualitas2.    Memahami perspektif iman Kristen terhadap Pendidikan Berkualitas3.

    Menjadi penerapan teori yang telah diterima selama perkuliahanTPBBAB IILANDASAN TEORI 2.1  PengertianPendidikanUndang-Undang nomor 20Tahun 2003 mengamanahkan bahwa pendidikan  adalah usaha sadar dan terencana untukmewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secaraaktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritualkeagamaaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, sertaketrampilan yang diperlukan dirinya, masyarakat, bangsa, dan Negara.  H.

Horne mendefinisikan pendidikan sebagaisuatu proses yang tidak akan pernah berakhir, dan juga merupakan sebagai bentukpenyesuaian diri manusia. 2.2  PengertianAgamaAgama ialah sebuah ajaranatau sistem yang mengatur tata cara peribadatan kepada Tuhan dan hubungan antarmanusia.

Secara bahasa, Agama berasal dari bahasa Sansekerta, yaitu a yangberarti tidak, dan gama yang berarti kacau. Agama diharapkan akan mengaturkehidupan agar dapat berjalan teratur. Hal yang dapat diberikan oleh Agamakepada umatnya ialah dengan penanaman nilai-nilai kebaikan, yang jika diamalkandengan baik, maka akan mendapat upah dari sang Pencipta. Perbuatan baik jugadapat menghadirkan suasana yang rukun diantara sesama umat manusia.

Apabilamanusia tidak melakukan perbuatan baik, maka Sang Pencipta akan memberikanhukuman/sanksi, sesuai dengan tindakan manusia tersebut. 2.3  PengertianKekrristenan      Kristenmerupakan sebuah agama yang bermula dari pengajaran Yesus Kristus, dimana Iamerupakan seorang putra dari Bunda Maria, dan Yesus berasal dari Roh Kudus.Iman Kristen percaya bahwa Yesus Kristus adalah Tuhan dan Juruselamat umatmanusia, dimana Ia telah mati disalibkan, dan Ia bangkit dari kematianNya padahari yang ketiga seusai kematianNya. Empat puluh hari setelah kebangkitanNya,Ia naik ke Surga untuk duduk disebelah kanan Allah Bapa. Iman Kristen jugapercaya bahwa dalam suatu hari, Yesus Kristus akan kembali datang ke dunia ini,untuk menghakimi orang-orang yang hidup dan orang-orang yang telah mati, dan Iajuga akan mengaruniakan kehidupan kekal bagi para pengikut yang taat kepadaNya. 2.4  PengertianAlkitabAlkitab adalah sebutanuntuk sekumpulan naskah yang dipandang suci dalam Kekristenan.

Alkitabmerupakan Firman Allah yang diilhamkanNya kepada manusia, dengan berbagai latarbelakang dan profesi. Berdasarkan 2 Timotius 3:16, mengatakan bahwa “Segala tulisan yang diilhamkan   Allah memang bermanfaat untuk mengajar, untuk menyatakan kesalahan, untuk memperbaiki kelakuan dan untukmendidik orang dalam kebenaran”. Berdasarkan ayat tersebut, Alkitabmemiliki beberapa fungsi utama dalam mengatur kehidupan umat Kristensehari-hari.

Alkitab terdiri atas 2 bagian utama, yaitu Perjanjian Lama danPerjanjian Baru. Perjanjian Lama ditulis sebelum kelahiran Yesus Kristus,sedangkan Perjanjian Baru ditulis semenjak kelahiran Yesus Kristus. PerjanjianLama terdiri atas 39 kitab, sementara Perjanjian Baru terdiri atas 27 kitab.

               BAB IIIPEMBAHASAN 3.1  PandanganIman Kristen Mengenai Pendidikan BerkualitasBerdasarkan Amsal 1:7,yaitu “Takut akan Tuhan adalah permulaanpengetahuan, tetapi orang bodoh menghina hikmat dan didikan”. Ayat inimenekankan bahwa Takut akan Tuhan merupakan awal dari sebuah proses pendidikan.Ayat ini dapat menggambarkan bahwa sebelum manusia mengenal berbagai ilmupengetahuan, maka ia perlu terlebih dahulu untuk menghormati siapa penciptanya.

Segala proses dalam pendidikan, sudah sewajibnya diarahkan kepada Tuhan. FirmanAllah yang diilhamkanNya kepada nabi Musa dalam kitab Ulangan 6:6-7, yaitu “Apa yang kuperintahkan kepadamu pada hariini haruslah engkau perhatikan, haruslah engkau mengajarkannya berulang-ulangkepada anak-anakmu  dan membicarakannyaapabila engkau duduk di rumahmu, apabila engkau sedang dalam perjalanan,apabila engkau berbaring dan apabila engkau bangun”. Berdasarkan kutipanayat tersebut, Pendidikan yang baik ialah pendidikan yang tidak pernahberhenti, dan dilaksanakan dimanapun ia berada. Pendidikan yang baik, tidakbisa berhenti hanya di satu sisi saja, melainkan harus tetap memilikikontinuitas yang baik. Berdasarkan Amsal 22:6. Yaitu “Didiklah orang muda menurut jalan yang patut baginya, maka pada masatuanyapun ia tidak akan menyimpang dari pada jalan itu”.

Pendidikan yangbaik, selain dapat memperluas wawasan pengetahuan bagi kita, tetapi apabilagenerasi muda dididik dengan materi dan teknik yang tepat, maka hal itu akanmenjadi pegangan yang kuat baginya, hingga dimasa tuanya ia tidak akanmenyimpang, dari hal-hal yang telah dipelajarinya. Dalam surat dari Pauluskepada muridnya Timotius, dalam 2 Timotius 2:15, yaitu “Usahakanlah supaya engkau layak di hadapan Allah sebagai seorangpekerja yang tidak usah malu, yang berterus terang memberitakan perkataankebenaran itu”.Pendidikan yang baik juga dapat dijadikan sebagai saranauntuk melayakan diri kita di hadapan Tuhan.

Melayakan disini dapat diartikanbahwa kita telah sadar dengan kesalahan kita di masa lalu, dan kita telahmemperbaiki kesalahan tersebut.       Pendidikanyang berkualitas tentu merupakan harapan bagi kita sebagai umatNya. Pendidikanyang baik akan memperlengkapi kita guna menjalani kehidupan. Pendidikan yangbaik akan menjadikan kita sebagai pribadi yang dewasa dan memiliki wawasan yangluas, tetapi yang paling utama dari itu, ialah menjadikan kita sebagai pribadiyang Takut akan Tuhan. Upaya mendidik merupakan salah satu bentuk pelayanankita terhadap Tuhan, dan juga sebagai wujud sikap mengasihi antar sesamamanusia. 3.

2  TujuanPendidikan BerkualitasPendidikan berkualitas akan menghasilkan berbagaimanusia-manusia baru yang diperlengkapi dengan ilmu dan pengetahuan yang baik,selain itu berikut tujuan dari Pendidikan Berkualitas, antara lain:1.     Membentukinsan yang sempurnaPendidikan yang  baik tentu akan berusaha untuk menciptakaninsan baru yang tidak hanya sehat secara ragawinya, melainkan diperlengkapidengan kemampuan yang  baik dan memilikimoral yang terpuji.2.     Mewujudkansalah satu Tujuan NegaraDalam PembukaanUndang-Undang Dasar 1945, dijelaskan bahwa salah satu Tujuan Negara Indonesiaialah untuk Mencerdaskan Kehidupan Bangsa.

Dalam upaya mewujudkan salah satutujuan negara ini, maka perlu adanya Pendidikan yang berkualitas.3.     MeningkatkanKeimanan pada TuhanPendidikan yang baik akanmenjadikan kita sebagai manusia yang semakin dekat kepada Tuhan, dan menyadaribahwa Ialah yang menjadi sumber segala ilmu yang dipelajari.4.     MenambahPengalaman bagi Peserta DidikPendidikan yang baik tentutidak hanya berkutat pada pemahaman Teori semata, melainkan memiliki kegiatanPraktik yang tentu akan bermanfaat langsung dalam penerapan ilmu di kehidupan sehari-hari.  3.

3  CaraMewujudkan Pendidikan BerkualitasPendidikan yangberkualitas dapat diwujudkan melalui penyusunan kurikulum yang sesuai dengankondisi dan tantangan perubahan zaman, tanpa melupakan nilai-nilai yangterkandung dalam ajaran agama. Hal lain yang perlu diperhatikan ialah perluadanya peningkatan kualitas dan kesejahteraan guru, seperti adanya sertifikasidan tunjangan bagi profesi guru. Sarana dan Prasarana pendidikan juga perludiperhatikan lebih lanjut, seperti perlu adanya renovasi sekolah dan penyediaankebutuhan pendidikan lainnya.

Terdapat ketimpangan infrastruktur pendidikan diPulau Jawa dengan pulau lainnya di Indonesia, dimana hal ini tentu menjadisebuah hal yang menyebabkan ketertinggalan pendidikan di wilayah lain diIndonesia. Tidak bisa dipungkiri, bahwa masih banyak guru yang belum sejahtera,masih banyak sekolah yang sudah tidak layak lagi digunakan, hingga anak-anaksekolah yang bertaruh nyawa demi bersekolah. Hal ini merupakan hal-hal yangharus dibenahi oleh pemerintah. Tentu dalam mewujudkan hal ini, tidak bisditekankan hanya pada satu pihak saja, melainkan perlu adanya kolaborasi dariberbagai pihak yang memiliki kepentingan untuk menyukseskan program dalammewujudkan Pendidikan yang Berkualitas.

              BAB IVPENUTUP 4.1             SimpulanPendidikan dimasa kinisudah menjadi hak mendasar di dalam nilai kehidupan manusia. Pendidikan tidakbisa lagi dipisahkan dari kehidupan manusia, dan pendidikan memiliki banyakpengaruh dalam kehidupan kita sehari-hari. Pendidikan yang baik menurutAlkitab, haruslah dilaksanakan berulang-ulang, dan didasari oleh sikap Takutakan Tuhan. Pendidikan yang baik akan membentuk kita menjadi manusia denganakhlak yang baik, sehingga kita tidak akan menyimpang dari apa yang dipelajari.

Upaya mendidik juga dapat diartikan sebagai bentuk pelayanan kita kepada Tuhan,dan wujud mengasihi sesama manusia. Pendidikan bertujuan untuk menciptakaninsan baru yang sempurna, sebagai upaya untuk mewujudkan tujuan negara, sertauntuk meningkatkan keimanan kita pada Tuhan. Dalam mewujudkan Pendidikan yangberkualitas diperlukan kurikulum yang baik, pengajar yang sejahtera danmemiliki kemampuan yang baik, serta ditunjang oleh sarana dan prasaranapendidikan yang memadai.4.2             SaranPendidikan Berkualitastidak akan dapat terwujud tanpa adanya kerjasama dari berbagai pihak, sebagaiAnak Tuhan, kita harus mendoakan dan membantu upaya ini agar berhasil, dengancara mengajar dan terus mengembangkan diri kearah yang lebih baik. BagiPemerintah, harus dimiliki sebuah Kurikulum yang berkelanjutan dan sesuaidengan perkembangan dan tuntutan zaman.

Pemerintah juga perlu untukmemperhatikan kondisi sarana dan prasarana pendidikan, terutama di daerahtertinggal. Selain itu, pemerintah juga dapat memberikan bantuan keuangan bagi parapeserta didik yang secara ekonomi kurang mampu. Selain itu, Pemerintah jugaperlu untuk meningkatkan kesejahteraaan guru dan tenaga pendidik lainnya,karena merekalah yang bersentuhan langsung dengan para peserta didik dilapangan.

Written by
admin
x

Hi!
I'm Colleen!

Would you like to get a custom essay? How about receiving a customized one?

Check it out